Pemkab Muratara Bersama TNI,Polri Siaga Darurat Bencana

MURATARA,(Radarsilampari.Com) – Guna menghadapi dan mengantisipasi bencana banjir di Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) adakan Rapat Koordinasi (Rakor) Persiapan Apel Siaga Darurat Bencana Banjir dan Longsor.

Rakor berlangsung di Op Room lantai II Setda Kabupaten Muratara, dipimpin oleh Bupati Muratara, HM Syarif Hidayat yang diwakili oleh Sekda, Alwi Roham dihadiri pula Kapolres Muratara, AKBP Adi Witanto, Dandim 0406 MLM yang diwakili Oleh Danramil Rupit. Kapten Maryono, Kepala BPBD, Syarmidi. Rabu (08/01/2020).

Sekda Kabupaten Muratara, Alwi Roham dalam arahannya mengatakan untuk musim banjir setiap tahun terjadi di Kabupaten Muratara, sehingga sudah menjadi biasa-biasa saja. Namun, sekarang menjadi perhatian kita semua khususnya pemerintah.

“Sebelumnya, musim kemarau sehingga siaga dari bencana kebakaran, sekarang musim hujan sehingga siaga terjadi bencana banjir dan longsor,”Kata dia.

Jadi lanjutnya, Dengan Rakor ini merupakan kepekaan pemerintah mulai dari desa hingga pemda. Camat hendaknya dapat berkoordinasi dengan Kades, turun ke desa-desa. Kalau sudah didetekksi secara dini sehingga dapat ditangani dengan cepat dan tidak meluas.

“2016 pernah terjadi bencana banjir yang lumayan besar, ada enam jembatan gantung putus, harapannya tidak terjadi tahun ini, kepada camat, Kades khususnya di Kecamatan yang rawan terjadi bencana, harus terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat bila perlu diungsikan dulu kalau dirasa akan berakibat parah, “pesannya

Kepala BPBD Kabupaten Muratara, Syarmidi mengatakan dalam menghadapi bencana pihaknya sudah menyiapkan 15 personil yang tergabung dalam Tim Reaksi Cepat (TRC) yang ditugaskan lima orang untuk berjaga setiap hari.

Syarmidi menjelaskan, ada beberapa daerah rawan longsor yakni Kecamatan Karang Jaya dan Kecamatan Ulu Rawas. Sedangkan daerah rawan banjir di tiga kecamatan, yakni Kecamatan Rupit, Kecamatan Karang Dapo dan Kecamatan Rawas Ilir.

“Mudah-mudahan dengan diadakan Rakor dapat menentukan apa yang harus dipersiapkan waktu dua bulan kedepan dalam menghadapi bencana banjir dan longsor. dan Apel yang akan menggelar peralatan kesiapan siagaan akan dilaksanakan pada saat apel besok (hari ini, red) kalau terjadi bencana dapat ditangani secara bersama.

Kapolres Muratara, AKBP Adi Witanto menambahkan, bencana sudah terjadi dibeberapa daerah di Indonesia, Harapannya tidak menimpa di Kabupaten Muratara.

Ada beberapa titik yang potensi terjadi banjir. Tapi sampai dengan hari ini laporan anggota, belum ada yang sifatnya menjadi perhatian. Mengingat setiap Polsek menyampaikan laporan hasil deteksi mereka kepada pihaknya.

“Salah satu wujud kepedulian, kita akan membentuk Satgas untuk membantu meminimalkan kerugian bila terjadi bencana. Diawali dengan apel yang menunjukkan kita siap secara personil dan peralatan. Selanjutnya akan membuat posko yang sifatnya siaga untuk memantau dan melaporkan bila terjadi bencana,”Paparnya yang menegaskan dalam setiap bencana negara harus hadir. (ASP)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.