Dewan Protes Pelayanan RSUD Demang Sepulau Raya

Lampung, (RadarSilampari.com) – Anggota DPRD Lampung Tengah, Yunisa Putra yang berasal dari Fraksi NasDem mengkritisi sistem pelayanan publik di RSUD Demang sepulau raya, dalam hal pelayanan yang dapat menyulitkan. Pasalnya, Kata Yunisa Putra penanganan rumah sakit Demang sepulau raya tidak cepat untuk menanggapi paseinnya.

“Ruang VIF AC tidak layak, saya juga minta BPK untuk mengawasi aggaran jemput sakit pulang sehat supaya berjalan sesuai peruntukan untuk masyarakat lampung tengah. Kemarin kakak kandung saya sendiri terkena DBD Dengue Shock syndrome (DSs) harus membayar ambulan dulu baru bisa dirujuk ke rumah sakit Abdul Moeloek. Ini memang semua kehedak Allah, tapi seharusnya Penanganannya wajib untuk rumah sakit pemerintah. Ini kan milik masyrakat Lampung tengah jadi pelayanan kepada masyarakat harus perlu dibenahi dan ditingkatkan saya juga mendapatkan laporan beberapa pasien yang mengalami kesulitan ketika hendak dirujuk ke RSUD Abdul Moeloek,” kesalnya.

“Ini sudah beberapa kali keluhan pasien terhadap rumah sakit daerah demang sepulau raya. Kemarin saya mendapatkan laporan rumah sakit demang sepulau raya mengalami kebocoran, seharusnya yang nama pelayanan rumah sakit harus nyaman dan cepat jangan masyarakat ketika berobat kapok ke rumah sakit demang sepulau raya yang katanya kebanggaan kita semua. Ini harus cepat dibenahi jangan sampai terulang kembali,” tambahnya.

Yunisa Putra juga menyoroti penanganan Dinas Kesehatan lampung tengah yang lambat untuk mencegah demam berdarah. Apalagi, sudah ada korban dulu baru lantas mengambil tindakan.

“Saya lihat awal fogging asal-asalan dan tidak tepat sasaran,” kata dia.

Sementara itu, ketika dimintai tanggapanya Ketua Asosiasi Wartawan Profesional Indonesia Lampung Tengah Andriansyah mendukung penuh yang nama program jemput sakit pulang sehat yang dicetuskan oleh Bupati Lampung Tengah Loekman Djyosoemarto.

“Program ini benar menyentuh hajat hidup orang banyak, tapi perlu kita awasi patut disayangkan karena jajaran misalnya manajemen direktur rumah sakit demang sepulau raya masih kalah cepat dengan dalam merespon persolan yang dihadapi. Misalnya kemarin, masalah rumah sakit ketika air hujan mengalami bocor menggenangi lantai rumah sakit, sehingga sangat menggangu pasien dan pengujung. Baru ini, terjadi lagi AC tidak berfungsi sebagimna mestinya. Saya usul kepada bapak bupati lampung tengah kalau Direktur rumah sakit yang baru ini tidak bisa menerjemahkan keinginan pak bupati, ganti saja karena rumah sakit merupakan garda terdepan dalam melayani masyarakat lampung tengah,” pungkas Andriansyah. (FR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.