Diawali dari Masjid Lubuklinggau Menyambut New Normal, Cegah Covid-19 Bersama Kita Bisa

Lubuklinggau, (radarsilampari.com)- Setelah dua bulan tanpa mengadakan Sholat Jumat berjamaah, mulai Jumat (29/5), masjid-masjid sudah bisa melaksanakan sholat berjamaah dengan tetap mengedepankan prosedur pencegahan Covid-19.

“Setiap masjid harus mempersiapkan sarana prasarana seperti thermogun, bilik disinfektan, memang tempat wudhu ada untuk membersihkan diri, tapi juga dipersiapkan tempat cuci tangan dengan memakai sabun,” kata Walikota SN Prana Putra Sohe.

Dikatakan Nanan, shaf ketika shalat juga yang selama ini berdekatan/rapat harus diberi jarak minimal 1,5 meter hingga nanti pandemi dinyatakan selesai.

Kendati sampai saat ini di Kota Lubuklinggau sudah 72 orang terkonfirmasi positif. Hanya saja ada yang menggembirakan kita semua, karena 19 orang diantaranya dinyatakan sembuh dan sehat.

Dirinya berharap masyarakat selalu waspada, tenang, waspada, jangan panik, jaga imun tubuh agar terhidar dari Covid-19 karena dengan imun yang lemah sangat mudah terpapar Covid-19.

Jamaah sebelum memasuki Masjid.

Selanjutnya Pemkot Lubuklinggau telah melakukan rapid tes secara acak di beberapa tempat dengan tujuan untuk melihat sejauh mana penyebaran Covid-19 di Kota Lubuklinggau sekaligus melakukan penyehatan kepada masyarakat.

Walikota Lubuklinggau membantu petugas mengarahkan agar jamaah sesuai protokol kesehatan.

“Ini bukan hanya sekedar new normal, tetapi lebih mengarah pada kesiapsiagaan Kota Lubuklinggau menghadapi ancaman Covid-19. New normal dimulai dari tempat ibadah karena merupakan tempat panutan masyarakat. Sedangkan, untuk sekolah belum bisa dibuka karena masih menunggu instruksi lebih lanjut dari pemerintah pusat. Cegah Covid-19, bersama kita bisa,” ungkapnya.(adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.