Ketua Kelompok dan Pendamping PKH, Bantah Adanya Agen Pegang ATM dan PIN

MUSIRAWAS,(Radarsilampari.com) – Ketua kelompok penerima manfaat PKH dua desa dan Pendamping PKH, membantah terkait adanya tudingan kepada agen bansos milik mia yang mengumpulkan ATM dan PIN Penerima PKH.

“Sumua tudingan kepada agen milik Mia itu tidak benar, karena kami sendiri yang megang ATM kami dan kami sendiri yang ngambil uang nya ,” kata Leni selaku ketua kelompok dan anggota penerima PKH desa Semagus Lama,Kamis (04/06/20202).

Dia menerangkan,setiap kali akan pencairan uang dana PKH dirinya bersama ibu – ibu penerima manfaat PKH diberi tahu oleh pendamping jika uang nya sudah masuk ke rekening.

“Aku dan kawan-kawan sangat berterima kasi kepada pendamping dan agen mia, kerena kami benar – benar di perhatikan dan di urus dia,” terang dia.

Sementara itu, Rohaya selaku ketua kelompok dan anggota penerima manfaat PKH Desa Anyar mengatakan untuk ibu – ibu penerima manfaat PKH semua ATM nya dipegang masing – masing penerima.

“Sepegetahuan aku sebagai ketua kelompok semua ATM dipegang kami penerima masing – masing dan mencairkan uang nya juga kami sendiri, yang kami terima uang beserta bukti penarikannya” kata dia.

Tambah dia mengatakan,jika pun ada kartu ATM yang dipegang oleh agen mia, itu kartu memang dititipkan sendiri oleh penerima manfaat PKH.

“Memang ada saja yang menitip kartu kepada mia, tetapi kartu yang bermasalah seperti rusak pin, saldo kosong, itu mintak tolong diurusi oleh Mia dan pendamping kami,” tutup dia.

Terpisah Yeni yusmah, pendamping PKH Desa Anyar juga mengatakan jika yang ditudingkan dengan agen bansos milik Mia itu tidak benar.

“Saya selaku pendamping selalu berkordinasi dg agen mia dan mendampingi KPM PKH melakukan pencairan di agen bansos milik mia, serta saya juga setiap bulan melakuka rapat pembinaan dengan KPM PKH, jadi tidak mukin ATM KPM PKH dipegang sama agen,” terang dia.

Lanjut dia menerangkan, Dirinya bersama agen mia selalu kordinasi dan kerjasama dalam menyelesaikan Maslah kartu ATM KPM PKH.

“Selama ini memang ada yang menitipkan kartunya kepada kami, namun kartu yang bermasalah untuk mintak kami uruskan,”tutup dia.(MRJ)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.