Debat Kedua “Maskur” Nilai Paslon Nomor Urut 1 Hds-Tullah Unggul

MURATARA,(Radarsilampari)- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Muratara selegarakan debat kedua Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan wakili Bupati Kabupaten Muratara, debat ini disiarkan langsung oleh TVRI Sumsel di Kota Palembang, Senin(23/11/2020) yang dimulai dari pukul 04.00, dengan moderator dipimpin lasung oleh Luis Weni Ramdiastuti.


Yang dihadiri langsung oleh tiga Paslon, dengan sistem Paslon memaparkan visi-misi terlebih dahulu dalam membangun Kabupaten Muratara 5 tahun kedepan.

Ketua KPU Kabupaten Muratara, Agus Maryanto mengatakan, Debat kedua ke tiga Paslon ini merupakan penajaman visi-misi serta strategi dalam membangun Kabupaten Muratara 5 tahun kedepan, selain itu juga debat ini menjadi intrumen bagi masyarakat dalam melihat calon pemimpin 5 tahun kedepan.

Dilanjutkan, Agua selain itu debat kandidat ini merupakan media untuk menyampaian visi-misi kepada masyarakat dalam membangun Kabupaten Muratara 5 tahun kedepan.

“Tamasa politik atau masa kampye telah berakhir, setiap paslon sudah turun kedesa-desa dalam berkampenya . Banyak menemukan masalah, hal ini berguna demi membaNgun Muratara 5 tahun kedepan, sebagai landasar dalam menbangun nantinya,” ungkap Agus saat menyampaikan kata sambutannya sebelum debat dibuka.

Maka, lanjutnya maka debat ini mengambil tema “Strategi dalam membangun menyelesai permsalahan daerah”. Tentu ini menjadi masukan atau solusi mejadikan wajah Kabupaten Muratara sebagai gerbang untk memajukan daerah di tentukan pada tangal 9 Des 2020 dengan program ungulan yangg sejuk dan cerdas.

“Kami yakin masyarakat, penyelengara Pemilu dapat melaksanakan Pilkada ini dengan damai. Setiap Paslon ini orang-orang terbaik dimiliki Kabupaten Muratara yang merupakan perwaris sejarah dalam pembangunan nantinya. Tentu kita menaruh harapan untuk menitipkan Kabupaten Muratara 5 tahun kedepan,” ujar Agus.

Selain itu, Tentu ini menjadi reverensi bagi masyarakat dalam menetukan pilihannya pada 9 Des 2020 mendatang. Persoalan Pilkada ini adalah menentukan seorang pemimpin untuk menyelesaikan persoalan yang terjadi dimasyarakat nantinya.

“Rakyat meneliti visi-misi setiap Paslon dalam membangun Muratara 5 tahun kedepan,” tutup Agus.

Dalam menyampaikan visi-misinya pada saat debat tersebut H. Devi Suhartoni mengatakan Kita sudah memahami seluruh kondisi desa-desa yang ada diwilayah Kabupaten Muratara, karena kita sering turun kedesa. Dimana visi-misi kami programnya pro kepada rakyat, seperti pendidikan gratis dari sd sampai smp, serta berobat gratis bagi masyarakat serta banyak program ungulan lainnya tak lain untuk kemakmuran rakyat Kabupaten Muratara.

Pada saat debat H.Devi Suhartoni menjawab pertanyaan dari Moderator Lucia Weni Ramdiastuti menanyakan bagaimana strategi anda serta program-program yang akan dijalankan apa bila terpilihnya.

Di jawab lasung oleh H. Devi Suhartoni memang salah satu faktor saat ini seorang pemimpin harus berkontribusi dengan cerdas, inofatip nya dan merespon cepat untuk mengatasi permasalahan di bidang kesehatan harus di Fokuskan.

Tambahnya dan akan melakukan berobat gratis untuk masyarakat khususnya bagi masyarakat Kabupaten Muratara dan adapun dalam program kami juga fokuskan untuk pertumbuhan ekonomi kita akan tingkatkan kualitas pendididkan para guru-guru agar berkualitas kita akan meruba daerah ini lebih maju lagi 5 tahun kedepan,” tutup H Devi Suhartoni.

Dari debat kandidat tersebut Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Muratara, H. Devi Suhartoni- H. Innyatullah nomor urut 1, ungguli debat ke 2 Hal ini disampaikannya oleh, Maskur selaku toko pemuda Kecamatan Rawas Ulu, karena berdasarkan penyempaian visi-misinya sangat tepat dalam menjelaskan maupun pada saat menjawab pada saat debat terbuka tersebut. “Maka, tidak ada alasan lagi bagi masyarakat Muratara untuk tidak memilih Paslon nomor urut 1 ini sebab selain program visi-misinya pro terhadap rakyat dan juga sangat cerdasp dibandingkan paslon lainnya. Karena seorang pemimpin ini harus cerdas dalam memimpin suatu daerah,” tutupnya. (Hamkam)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.