Wabup Muratara Resmikan Mesjid Miftahul Janna

MURATARA,(Radarsilampari)- Perlu diketahui bahwa berdirinya Mesjid Miftahul Jannah dibangun pada Tahun 2017 terletak di Desa Tanjung Beringin, Kecamatan Rupit, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara).

Yang langsung diresmikan oleh Wakil Bupati Muratara, H. Inayatullah.

H.Inayatullah mengatakan ucapan terima kasih kepada pengurus mesjid Miftahul Jannah sudah berusaha membangun mesjid ini sampai selesai.

Lanjut Ustadz Inayatullah kami Pemerintah Muratara mengapresiasi berdirinya mesjid Miftahul Jannah ini, ini merupakan icon Muratara Karena mesjid ini berdiri di pinggir jalan lintas Sumatera.

“Alhamdulillah dan terima kasih buat H.Zazili Taha ini sudah mendirikan mesjid ini dan menyumbang banyak tenaga untuk berdirinya mesjid ini. Nanti akan kami laporkan kepada Bupati agar pada Tahun 2022 akan mendapat bantuan melalui APBD yang akan kami kawal langsung,” jelasnya

Dikatakan, Wabup sebuah peradaban suatu daerah adalah bukan membangun mesjidnya akan tetapi bagaimana mesjid ini menjadi makmur untuk para jamaah.

Nabi Muhammad SAW bersabda:

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّهَا سَتَأْتِي عَلَى النَّاسِ سِنُونَ خَدَّاعَةٌ يُصَدَّقُ فِيهَا الْكَاذِبُ وَيُكَذَّبُ فِيهَا الصَّادِقُ وَيُؤْتَمَنُ فِيهَا الْخَائِنُ وَيُخَوَّنُ فِيهَا الْأَمِينُ وَيَنْطِقُ فِيهَا الرُّوَيْبِضَةُ قِيلَ وَمَا الرُّوَيْبِضَةُ قَالَ السَّفِيهُ يَتَكَلَّمُ فِي أَمْرِ الْعَامَّةِ. (رواه أحمد)

“Dari Abu Hurairah ra berkata, Rasulullah saw bersabda: “Sesungguhnya akan datang kepada manusia tahun-tahun penipuan, di dalamnya orang yang berdusta dipercaya sedang orang yang jujur didustakan, orang yang berkhianat diberi amanah, sedang orang yang amanah dikhianati, dan di dalamnya juga terdapat al-ruwaibidhah.” Ditanya, “Apa itu al-ruwaibidhah wahai Rasulullah?” Beliau bersabda: “Yaitu orang bodoh yang berbicara (memberi fatwa) dalam urusan manusia” (HR Ahmad).

Dijelaskan oleh wakil Bupati Muratara dalam pesanya nanti jangan sampai 3 hal terjadi yang di Mesjid Miftahul Jannah :

1.Mesjid di buat bagai Istana tapi isinya tidak ada,jadi jangan sampai cuma buat jumatan dan hanya diisi pada hari raya saja.
2.mesjid di waktu malam dan subuh mesjid itu harus terang dengan fasilitas pencahayaannya.
dan sound system harus lantang dan bersih.jangan sampai gelap.

  1. Jangan meletakkan Keranda jenazah di mesjid agar para jamah tidak tidak takut, sebab keranda itu tempatnya di pemakaman.sebab mesjid ini tempat orang bergembira dan bemunajat kepada Allah.

Meramaikan mesjid itu bukan dengan mengajak untuk orang ke mesjid.akan tetapi menistimewakan jamaah dengan cara memfasilitasi jamaah dengan menjamu para jamaah disedia minuman air putih dan kopi serta jangan lupa ada kotak amalnya.

Tapi yang terlebih penting lagi pengurus mesjid harus menjaga kebersihan.

Dengan berdirinya mesjid ini akan menjadi cita-cita besar kami selaku pemerintah untuk mewujudkan Muratara Berhidayah.

H.Zazili sebagai Pengurus mesjid mengatakan. Terima kasih atas partisipasi banyak pihak terutama Pemerintah Kabupaten Musi Rawas Utara serta para donatur yang sudah memberikan sumbangan,perlu diketahui juga mesjid miftahullah Jannah berdiri sejak tahun 2017. Tutupnya. (Hamkam)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.