Tugu Sempurna Menjadi Desa Taruna

MUSIRAWAS,(Radarsilampari) – Desa Tugu Sempurna Kecamatan Muara Lakitan menjadi desa ketiga yang dideklarasi sebagai Desa Cinta Kerukunan (Taruna).

Hal ini bertujuan untuk mempertahankan Musi Rawas (Mura) Zero Konflik beragama. Deklarasi ini dilaksanakan di Desa Tugu Sempurna ditandai dengan pembacaan dan penandatanganan deklarasi Cinta Damai Kerukunan, Kamis (02/12/2021).

Dikatakannya, Bupati Musirawas Hj. Ratna Machmud menyampaikan agar seluruh stake holder di Mura tetap menjadi daerah zero konflik antar umat beragama dan masyarakatnya dapat hidup berdampingan saling menghargai, menghormati, menjaga keamanan dari lintas agama dan menjaga persaudaraan selamanya.

“Tentu kita semua Bangga mempunyai desa yang warganya berbeda agama tetapi tetap rukun. Ini tentunya berkat kerjakeras kita semua,” kata Bupati.

Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Mura, KH. Misbahul Arifin juga menyampaikan, kerukunan yang tercipta antar umat beragama, tak luput dari peran Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Mura.

“hal ini telah menfasilitasi FKUB dalam bersosialisasi kepada masyarakat akan pentingnya menjalin persaudaraan antar umat beragama,” katanya.

Misbahul Arifin menambahkan, Desa Tugu Sempurna dipilih karena masyarakatnya punya agama yang beragam dan dapat hidup damai berdampingan.

“Saya Harap, desa ini dapat menginspirasi desa-desa sekitarnya, karena saatnya umat beragama membangun jembatan yang menghubungkan, bukan dinding yang memisahkan,” kata KH Misbahul Arifin.

Acara tersebut juga ditandai dengan pembacaan deklarasi damai dari masing-masing perwakilan tokoh agama dan dilanjutkan dengan penandatanganan yang juga dilakukan Bupati Mura, Hj. Ratna Machmud.

Sementara itu, Kades Tugu Sempurna, Muhlasin mengucapkan sangat berterima kasih kepada bupati dan FKUB Kabupaten Mura, karena Desa Tugu Sempurna yang dibawah pimpinan saya ditunjuk ketiga dan dideklarasi sebagai Desa Cinta Kerukunan (Taruna).

“Memang, Desa Tugu Sempurna, sejak saya datang pada 1996 hingga saat ini, belum perna terjadi konflik antar agama, semua warga saling bekerjasama dengan baik. Dan kami menyadari agamamu adalah agamamu, agamaku adalah agamaku,” ucap Kades Tugu Sempurna

Kades juga menjelaskan, untuk di Desa Tugu Sempurna ini ada empat aliran agama yang dianut yakni, Islam, Hindu, Katholik dan Protestan.

Yang hadir dalam kegiatan tersebut, Bupati Mura, Hj Ratna Machmud, Wakapolres Mura, Kompol Ali Sadikin, Ketua FKUB Kabupaten Mura, KH Misbahul Arifin, Camat Muara Kelingi, Hendri, Kades Tugu Sempurna, Muhlasin. (Randy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.